Sunday, March 01, 2009

The year that was,

Lagu-lagu, menjadi suatu bahan yang dapat meluahkan perasaan kita. Lirik-lirik lagu, menjadi suatu puisi seragam yang menyatukan semua insan yang melalui fasa yang seakan dengan kita. Namun, seperti medium yang lain di dalam kehidupan kita, lagu-lagu pupus dari ingatan kita setelah di ganti dengan yang baru. 

Tetapi, apabila kita terdengar kembali lagu-lagu zaman lalu, kita tersenyum sendirian. Kerana lagu-lagu ini, telah menjadi teman baik kita, seusia yang lalu.

Crumbs, Disagree

Big World, says he wants to
see the light for once.
Well, maybe if you try.

It's so sad, babe don't look so sad.
I've got it wrong today.

And if she doesn't go your way,
look up to blue skies and say,
"Hey, it's okay".

I've been wrong today,
I've been wrong always.
I've been wrong so,
won't you come my way?
I was wrong today.

Ketika lagu ini sakan diudarakan di radio, diputarkan saban hari, aku hampir menduduki PMR. Cuba memahami apa ertinya apabila seseorang itu dimanipulasikan. Sibuk membeli album Disagree, At The End of The Day. Dan diberitahu bahawa Crumbs, kedengaran lebih baik di dalam Homemade Jam.

3 comments:

Che Eduardo said...

My shuffle is actually filled with songs from yesteryear; songs I grew up listening and dancing in the shower to..

'Heroes', Wallflowers.. That was my PMR song..

pinknerd said...

cubalah dengar rock kapak, cik nadrah.

awie ke, saleem ke, ekamatra!

baru rock.

Anonymous said...

setiap lagu, ada maksud disebalik zahirnya.
setiap lagu, ada kisah tercoret disetiap tuturkata lagunya.
ada lagu perpisahan, ada juga yg berkisar cinta; cukup gulanya, cukup garamnya maka terciptalah lagu.
namun, lagu dan lirik adalah 2 musuh simbiosis sejak azali lagi...